Monday, December 29, 2008

Rangkaian Acara Natal di GPBB :)

Banyak yang tanya, "Gimana natalan di gereja di SG?". Well... kali ini kita merayakan dengan sederhana :) - kayanya tiap tahun juga sederhana berhubung banyak yang 'balik kampong' :P



Selama Minggu Advent, kita menggunakan liturgi khusus yang diselipkan di warta gereja (GEMPITA).

Berikut ini ulasannya..... (Karena saya bantuin dekor, jadi saya mungkin lebih banyak mengulas tentang dekornya :P)

Minggu Advent I
- 30 November 2008
"Dari Tunas Tunggul Isai" - Yesaya 11:1-5
Tema dekor: Harapan = salib

Konsep dekornya sebenarnya cukup sederhana. Kita pasang 4 bingkai dimana tiap minggu akan kita isi lambang yang disesuaikan dengan tema khotbah :D



Minggu ini karena temanya "Harapan", maka kita buat lambang salib (yang didesain 3D by ko HS).

Btw, bingkainya emang sengaja ditaro ngga simetris :)
Ceritanya seh berseni, padahal sebenarnya sih... ngga mau repot-repot 'meluruskan' -___-!!



Minggu pertama, drama dibawakan oleh tim puppet.

Ceritanya cukup sederhana, tentang 2 orang (Dilbert dan Nemo - 2 puppet dari kanan) yang membuat mesin waktu. Dilbert antusias sekali akan penemuan ini karena dia ingin ke masa depan dan bertemu dengan pemimpin idolanya, Pak Broto. Pak Broto ini calon Presiden yang menjanjikan masa depan yang cerah bagi Indonesia (bebas KKN, bebas premanisme dsbnya). Dilbert mau tahu, apakah Pak Broto ini berhasil jadi Presiden /ga dan apakah beliau berhasil menerapkan apa yang sudah dijanjikannya di kampanye beliau.

Kemudian datanglah Dori, temannya Nemo. Dori adalah wartawan majalah Bobo yang datang untuk meliput mesin waktu tsb. Dasar ceroboh, Dori menekan tombol "ON", sehingga Dilbert terlempar ke masa depan.

Di masa depan, Dilbert melihat pemimpin pujaannya itu sudah jadi Presiden. Tapi betapa kecewanya Dilbert bahwa apa yang selama ini diharapkannya sia-sia. Bukannya membuat perubahan, eee... Pak Broto ternyata malah ikut-ikutan KKN (udah KKN, bangga pula! -___-!)

Dilbert pun kembali ke masanya. Disana dia menceritakan kekecewaannya itu. Nemo bilang, "Kita tidak bisa menaruh harapan pada manusia, karena kita pasti akan kecewa".

Drama ditutup dengan Dori yang dengan ceroboh menekan tombol "ON" lagi, dan mengakibatkan Dilbert terlempar ke....... - tunggu kelanjutan kisahnya :P -

Dilanjutkan dengan khotbah yang dibawakan oleh Pa Ayub. Ringkasannya bisa dilihat sbb:



Just click to enlarge :)



Ini dekor samping di lantai 4. Tirainya kita kasih dekorasi dikiiit biar membawa suasana Natal dikiiit ;P.



Untuk Minggu Advent 1 ini, kita menggunakan alat musik: Gitar, Gendang, Piano dan Organ.

Minggu Advent 2 -
7 Desember 2008
“Membawa Berita Perdamaian” -
Yesaya 9:5
Tema dekor: Damai



Di Minggu Advent kedua ini, kita tambahin dekor di langit-langit since katanya agak "kosong". Kita putuskan untuk taro bola-bola Natal.



Masalah timbul karena err... ada bola yang kesorot kamera n jatuhnya passsss di atas kepalanya Pa Johnny - see the blue arrow. (Kok bisa kebetulan gitu ya? -___-!!) Yup.. ini emang diluar perhitungan. Jadilah selama khotbah, jemaat ada yang ngga bisa diam karena "hunting" bola natal mana yang jadi biang masalah -___-!!



Tema dekornya damai. Jadi lambangnya adalah merpati.

Ko HS lagi ga ada di SG, dan sebelum pergi dia sempat kasih design merpati, dekor dan ga lupa berpesan, "Ntar daunnya dicat warna coklat ya".

Sebenarnya, waktu selesai bikin merpati ini, saya baru sadar.... kok ga ada satu pun yang bawa daun?? Padahal di desain harusnya ada -____-!! Untuk memperbaiki kesalahan, saya langsung hunting daun ke luar gereja :P

Tapi untungnya, ada 1 orang dari kongregasi Mandarin lagi merangkai bunga mimbar. Jadi kita bisa pungut sisa-sisanya :P Yup, benar sodara-sodara... Daun di paruh merpati itu daun asli! Hahahaha!!

Tadinya saya mau cat daunnya pake warna coklat, tapi Wolfie bilang, "Lho.. ga usah dicat coklat. Ini'kan daun asli, ntar juga jadi coklat sendiri".



So... beginilah dekor keseluruhan untuk Minggu Advent 2 :)

Di Minggu Advent 2 ini, petualangan Dilbert pun berlanjut. Kali ini dia terlempar ke masa lalu. Masa kepemimpinan Genghis Khan.

Pada masa itu, Genghis Khan sering berperang demi memperluas wilayahnya. Demi rakyat Mongol. Tapi bukannya membawa kesejahteraan bagi rakyatnya, rakyat Mongol menderita karena perang yang terus menerus tsb.



Ming2 berperan sebagai salah satu rakyat. Dia bermonolog tentang bagaimana penderitaan rakyat dibawah kepemimpinan Genghis Khan. Dia sengaja didandan kaya zombie, ceritanya korban perang, jadinya pucat..

S (Yang pake kacamata) berperan sebagai Dilbert.

Btw, JT berperan sebagai mayat. Fyi aja sih hihihi.. Soalnya kalo duduk di bangku belakang, dia hampir tak terlihat haha!

Khotbah dibawakan oleh Pa Johnny.



Minggu Advent 3
- 14 Desember 2008
“Membawa Berita Keadilan” - Yeremia 23:1-8
Tema dekor: Keadilan

Kali ini dekor ruangan bisa dibilang sudah beres. Jadi ngga gitu nambah apa-apa lagi.



Kita hanya nambah 1 neraca ini yang melambangkan keadilan :)

Oya, ada 2 fakta yang menarik mengenai neraca ini:
1. Di tiap timbangannya ditaruh 2 buah bola Natal warna perak. Sebenarnya itu ga direncanakan sebelumnya. Tapi karena bentuk neracanya mirip pion catur, "jadi biar lebih kelihatan kaya timbangan," kata ko EPC :P
2. Err..... waktu mau dipasang, lengan kiri neracanya patah!! Asli patah 100% tanpa ada bagian yang nyangkut di badan neracanya -___-!! Terpaksa kita sambung pake tusuk gigi dan double tape -___-!! Tapi ga kelihatan khaaaannn :D



Minggu ini cukup spesial bagi saya karena Wolfie jadi liturgos lagi setelah sekian lama "absen" :D

Di Minggu Advent 3 ini, petualangan Dilbert masih berlanjut. Kali ini dia terlempar ke masanya Yap Thiam Hien. Hayooo... siapakah beliau??



Yah.... silakan dibaca sendiri :P

Ceritanya Dilbert berkesempatan untuk bertemu dengan Pak
Yap Thiam Hien dan mewawancara beliau bentar..



Tadaaaa.... ini dia sodara jauuuuuuuhhhhnya Pak
Yap Thiam Hien (Jauh dari tampang mirip maxudnyeee.. hihihihi :P).



Khotbah dibawakan oleh Pak Ayub. Btw... itu tiang lilin "cerah ceria" banget ya. Beli di Indo lho hahaha! :P Udah ada bunga-bunganya gitu. (Ngga bisa dilepas, makanya ngga matching ama dekor ruangan -____-!!)



Minggu Advent 4 - 21 Desember 2008
“Di Kota Kecil Betlehem”
- Mikha 5:1-14
Tema dekor:
Tadinya "Yang terkecil menjadi yang terbesar", dan kita cukup dibikin pusing. Mau pake lambang apa?? Untung akhirnya diganti jadi "Di Kota Kecil Betlehem".

Lambangnya diambil dari gambar ini..



Diambil dari internet hihihihi.... Nice huh!

Dan jadinya kaya gini nih...




Masih dengan dominasi warna hitam putih seperti di minggu-minggu sebelumnya. Sebenarnya gambarnya mau kita cat pakai warna abu tua, tapi nyampur warnanya ketuaan malah jadi hitam -___-!!

Ko HS mau supaya warna bayi Yesusnya eye-catching, so kita warna putih. Palungannya pakai kertas aluminium :D Kreatif yah! Maklum dhee... ko HS kan arsitek muda (cieeeh... ;P)



Di Minggu Advent 4 ini, petualangan Dilbert masih tetap berlanjut. Kali ini dia terlempar ke masa sekarang, yaitu ketika pemilihan Barack Obama. Disini hanya ditampilkan video tentang profil Obama aja, dan ditutup dengan Dilbert yang bermonolog.



Khotbah dibawakan oleh Ko Budi :)



Perayaan Malam Natal - 24 Desember 2008
"Menyongsong Sang Raja"

Akhirnya sampailah kita pada acara yang cukup dinanti-nanti... berakhirnya petualangan Dilbert :P. Tim dramanya put a lot of effort for this one. Kayanya ampir tiap minggu mereka latihan -_-!



Ini dia para pemainnya :) Berperan sebagai apakah mereka? Kita lihat ntar..

Sebelumnya, mari lihat apa aja yang udah disiapkan untuk acara Malam Natal ini..



Sebelum masuk, ushers udah membagikan lilin-lilin kecil yang udah dihias dengan sederhana tapi menarik ini :)



Tempat duduknya disusun berbeda dari acara kebaktian biasa, karena memang tujuan dari acara ini bukan hanya sekedar nonton drama atau dengar khotbah/ renungan singkat doank tapi juga mau melibatkan jemaat :)



Sayang.. ada kelemahannya juga dengan susunan tempat duduk yang demikian. Yang duduk dibelakang ngga bisa lihat panggung dengan jelas. Dan untuk yang duduk di kanan belakang, ngga bisa lihat slide di depan karena terhalang ama pohon Natal :(




Kandang sederhana yang didesain ama ko OM berdasarkan buku anak-anak hihihi ^^. Tapi ok juga :). Btw... bintang Betlehemnya diambil dari mana yaaaa.... (Clue: see the arrow :P)



Sementara jemaat asyik menonton, tim AV berjuang dibelakang demi kelancaran jalannya acara :P



Sekalipun fasilitas pas-pasan, tapi kita usahakan sebaik mungkin agar drama ini tampil menarik. Misalnya dengan permainan lighting.




Di Malam Natal ini, ceritanya Dilbert udah balik ke masa sekarang dan bertemu dengan Nemo n temannya yang mirip ama Cecep (lupa namanya -_-!)



RJH berperan sebagai teman Dilbert yang mirip Cecep. Lihatlah betapa dia menghayati perannya hihihihi :P

Dilbert menceritakan tentang pengalamannya melintasi waktu. Bagaimana dia bertemu dengan beberapa pemimpin bangsa, termasuk tokoh idolanya - Pak Broto yang pada akhirnya mengecewakan dia.

Teman-temannya (Nemo n Cecep - kita sebut saja demikian since saya lupa nama peran dia di drama ini -____-!!) bilang kalau kita emang ngga bisa berharap pada manusia. Kalau berharap pada manusia, pasti pada akhirnya kita akan kecewa. Hanya menaruh harapan pada Kristuslah kita tidak akan pernah dikecewakan.

Nah, ceritanya Dilbert ini bukan orang Kristen dan dia belum pernah kenal Yesus.




Ko Budi juga maen lho di drama ini, berperan sebagai preacher (Starring ko Budi - as himself ;P)

Jadi ceritanya, kedua teman Dilbert ini mengenalkan dia pada ko Budi - pembimbing KTB mereka. Disana Dilbert belajar tentang kisah kelahiran Yesus. Karena ngga percaya bahwa Yesus lahir dari seorang perawan dsbnya.. maka mereka memutuskan untuk kembali ke zaman Yesus.

Mereka sempat tersesat ke Nazaret, dimana mereka melihat seorang Malaikat memberitakan tentang kelahiran Yesus pada Maria.

Kemudian mereka menggunakan mesin waktu ke Betlehem. Ditengah perjalanan, mereka bertemu dengan 3 orang kuRus (bukan 3 orang kuDus hehehe.. :P) yang juga mencari bayi Yesus.



Maka berangkatlah mereka sama-sama mencari bayi Yesus. Wiih... Bener-bener 3 orang kuRus ya hihihihi :P



Sampailah mereka semua di Betlehem dan mulai menyembah sang Bayi Yesus.




Drama ditutup dengan renungan singkat dari ko Budi.



Dilanjutkan dengan penyalaan lilin dan menyanyikan lagu Malam Kudus :)

Hari Natal - 25 Desember 2008
"Tuhan Yesus: Sosok Sang Raja"

Natal dirayakan dengan kebaktian gabungan di West Sanctuary.



Yy dan ko DM jadi singernya :)



Ci ET jadi liturgosnya :)



PS Magnifikat pun ikut mengisi acara (Ada beberapa panitia Natal ikut nyanyi sebagai PS Maginifikat lhoo.. tapi untuk kali ini doank katanye -___-!)



Di kebaktian Natal ini, jemaat diberi kesempatan untuk mengambil / memperbaharui komitmen untuk 1 tahun kedepan + memberikan persembahan :)



Hampir semua foto diambil dari GPBB Gallery. Ga bisa kasih link-nya T___T. Bloggernya lagi error. Jadi silakan ke n browse :P. Ada beberapa punya saya sih :P

No comments: