Yup, patung-patung ini (Total: 124 buah) sebenarnya dari Louvre Museum di Paris. Ga kebayang gimana mereka bawanya -_-!
Ada tour guide juga. Tournya ada yang dalam bahasa Inggris, Mandarin dan Jepang. Kalau yang Inggris, untuk hari Sabtu dan Minggu adanya jam 11am, 2.30pm, 3 pm dan 4pm. Tapi pesertanya terbatas. Maksimal 15 orang. Kalau penuh, harus nunggu giliran sekitar 45 menit -_-!
Tadinya Wolfie ajak ikut tournya, tapi.. kayanya bakalan lama deh. So, kita jalan sendiri looo... Padahal kalau mau ikut, masih keburu lho..
Anyway... ukiran dan patung-patungnya kereeeen :D. Untung boleh difoto hahaha!
Beberapa ukiran ga ada penjelasannya :(. Pantes butuh tour guide -_-! Tapi ada beberapa yang saya tahu ceritanya :D. Dulu waktu SMP, saya suka banget baca buku "Mitologi Yunani". Sampai baca 2x. Satu seri ada.. kalau ga salah sih 40an buku. Dibagi jadi 3 bagian:
- Kisah para dewa & dewi (darimana asal dewa, perkawinan dan konflik antar dewa dsbnya)
- Kisah dewa & manusia (penikahan, konflik, kisah cinta antara dewa & manusia dsbnya)
- Kisah pahlawan manusia (contoh: Herkules, Jason & The Argonaut dsbnya)
Mitologi Yunani menarik juga lho... Ternyata dewa & dewi yang mereka sembah ga semuanya suci! Ada dewa yang dari kecilnya udah menipu (= Hermes), ada dewi yang suka menabur benih-benih perselisihan (=Eris) dan salah satu ulahnya adalah perang Troya yang terkenal tuuh.. Dan ada cerita yang cukup terkenal tentang perselingkuhan antara dewi Aphrodite dengan dewa Ares.
Jadi ceritanya, Aphrodite dinikahkan dengan Hephaestus (god of smithcraft). Nah, Hephaestus ini kakinya pincang dan Aphrodite ga suka ama suaminya ini, toh dinikahkan juga bukan atas keinginan dia sendiri.
Anyway.... Aphrodite akhirnya mencari 'kepuasan' diluar. Dia selingkuh ama dewa ini itu (ada beberapa sih, cuma ga inget -_-!) dan sampai melahirkan anak mereka! Salah satu skandal dia adalah dengan dewa Ares, dewa perang. Yah..bisa dibayangkan. Ares'kan dewa perang, pastinya punya body yang ok laaa. Selain punya perut 6 pack, kakinya juga bukan hanya ga pincang tapi juga pastinya berotot...
Nah, Hephaestus tau kalau mereka selingkuh. Jadi suatu hari, dia buat 1 jala yang ga kelihatan dan ditempatin di atas ranjang mereka. Nah, waktu Aphrodite dan Ares lagi diatas ranjang, ketangkap deh ama jala tsb. Wah... jadi bahan tertawaan para dewa di Olympus -_-! Pertanyaannya sekarang, kenapa Hephaestus hanya menjebak pas istrinya ama Ares? Kenapa kayanya dia diam aja pas istrinya ama PIL lainnya? well... itu saya ga tau :P.
Tapi kita juga ngga bisa sepenuhnya bersimpati ama Hephaestus, karena dia juga ngga sesuci itu :P. Hephaestus pernah berniat memperkosa dewi Athena, tapi cairan semennya jatuh ke bumi dan lahirlah Erichthonius (perpaduan antara Hephaestus dan dewi bumi, Gaia).
Menarik ya? Dewa & dewinya jelas-jelas ga 'suci', tapi tetep aja ada orang yang dengan setia menyembah mereka ....
Ok, balik ke museum :P. Ini ada foto ukiran yang.... ga jelas menceritakan apa. Malah yang kiri ga jelas bentuknya gimana -_-! Bagian kepalanya hilang, sayang sekali....
Yang ini ada 2 kemungkinan:
1. menggambarkan sopan santun di jaman Yunani. Kalau ketemu orang, harus angkat topi kasih hormat ... atau
2. orang di sebelah kiri nanya, "Topi gua bagus ngga?". Dan orang sebelah kanan bilang, "Ngga!"
(Yah...........gini deh kalau ga pake tour guide. Jadinya cuma ngira-ngira doang hahaha! :P)
Hmm... mungkin ngga sih ini menggambarkan adanya poligami di Yunani dulu? (1 cowo + 3 cewe?)
Yang ini mirip ama yang di atas..
Kaya Adam dan Hawa aja... Yang di tengah adalah pohon pengetahuan baik dan jahat... Hahaha! kalo diliat-liat, emang seperti begitu :P
Ini kaya... penyembahan kepada para dewa. Soalnya yang kanan'kan kumpulan orang (tua dan muda), terus ada sapi (korban?). Yang sebelah kiri sama-sama orang tapi ukurannya lebih gede daripada orang-orang di sebelah kanan.. Apa yang kiri itu dewa dan dewinya?
Yang ini juga kayanya seperti ukiran di atas. Sebelah kanan mungkin dewi Demeter deh (goddess of grain and fertility).

Yang ini ngga jelas banget ceritain apa -_-! Duh... kalau kaya gini, agak nyesal juga ga ikut tour. Tapi.. kalau ikut tour ntar ga keburu ke gerejanya... :(
Untuk yang ini sih saya kebetulan nemuin penjelasannya disini. Untuk yang lainnya, cari sendiri yee :PApa ini orang diatas kursi roda ya?
Ini kurir, prajurit atau pahlawan ya?

Saya ga inget ada dewi yang punya sayap... Tapi pas browsing-browsing, baru tahu kalau ada yang namanya dewi Iris yang punya sayap :)
Yang ini sayang banget! Sayapnya patah satu! :(

Ini katanya patung dewi Hera, istri (pertama)nya dewa Zeus.
Hmm... kalau ada 2 patung yang mirip dengan ukuran yang berbeda.... Mungkin ngga ya kalau ini sebenarnya souvenir? hihihi :P
Hera dengan 3 wajah... Lupa, wajah apa aja -_-!

Patung-patung kecil dan ukiran lainnya... Ada juga patung gede tak dikenal. Kaya yang ini, seakan-akan wajahnya yang memelas ingin berkata, "Lihat... tangan gua ilang sebelah.. "
Yang ini...ga jelas siapa. Yang pernah belajar bahasa Yunani mungkin tahu arti tulisan dibelakangnya hihihi... ;P
Patung singa yang... biasa-biasa aja :P
Patung pelempar cakram.. :)
Yang jadi model patungnya kayanya lagi mau mau ngga jadi model gituh.... -_-!
Ini...ga tau siapa (karena ga ada kepalanya jadi ga bisa dikenalin, dan kedua tangannya juga hilang jadi ga bisa diambil sidik jarinya ;P) lagi megang cornucopia. Cornucopia adalah tanduk dari kambing Amalthea yang mengalirkan harta kekayaan dari dalamnya.
Jadi ceritanya, dulu waktu masih kecil, Zeus senang main ama Amalthea. Kadang suka bergelayutan di tanduknya. Sampai suatu saat Zeus udah agak besar, pas bergelayutan, ups..... tanduk kambing tersebut tanpa sengaja terlepas karena ketarik -_-! Untuk menghibur Amalthea, Zeus menjanjikan bahwa dari tanduk tersebut akan mengalir keluar segala sesuatu yang diingini oleh Amalthea.
Tapi Amalthea malah memberikan tanduk tersebut pada Zeus yang kemudian menyerahkannya pada dewi Fortuna. Nah, dewi Fortuna ini'lah yang akhirnya memegang cornucopia dan membagikan berkat / keberuntungan yang mengalir dari dalamnya. Karena memakai penutup mata, keberuntungan yang diberikan oleh dewi Fortuna acak jatuhnya. Kadang-kadang jatuh pada orang yang memang pantas mendapatkannya, namun tak jarang jatuh pada orang yang sama sekali tak layak memperolehnya.
Kalau lihat dari kisahnya... kemungkinan orang tanpa kepala dan tangan itu adalah Zeus waktu masih muda :).
Yang ini dewi Athena, putri sulung Zeus.
Proses kelahirannya cukup menarik :)
Suatu hari Gaia mendatangi Zeus di balai para dewa dan meramalkan bahwa Zeus akan memiliki 2 orang anak dari istrinya, Methys, yang saat ini sedang mengandung (Lho kok istrinya Methys? Bukannya Hera? Well........... Hera bukan istri SATU-SATUNYA :P ). Nah, anak pertama yang sedang dikandung akan menjadi pembantu setia Zeus dalam segala hal, sedangkan anak kedua yang akan dikandung akan memberontak melawannya.
Untuk menghindari bencana yang akan menimpa dirinya kemudian Zeus mendatangi Methys. Dibuainya Methys dengan kata-kata manis sehingga dia menjadi terlena. Saat terlena itulah Zeus memeluk Methys dan menyatukannya dengan dirinya. Dengan demikian tak akan pernah ada anak kedua yang dikandung oleh Methys. Zeus telah terbebas dari bencana yang akan menimpanya.
Ketika sampai waktunya bagi Methys untuk melahirkan anaknya, Zeus merasakan sakit kepala yang tak tertahankan. Begitu tak tertahankannya sehingga akhirnya kepalanya terbelah. Dari kepalanya tiba-tiba memancar cahaya yang kemudian berubah bentuk menjadi seorang wanita muda berambut keemasan bergelombang dan bermata biru. Wanita tersebut mengenakan helm, membawa tombak dan perisai di tangannya. Zeus menamai putrinya yang baru lahir tersebut Athena.
Athena menjadi dewi kebijaksanaan dan menjadi pembantu dan penasehat utama Jupiter dalam segala hal. Kecintaannya pada kemanusiaan yang sangat besar telah melahirkan gagasan-gagasan cemerlang dari benaknya, yaitu seni, filsafat, astronomi, matematika, dan mekanika.
Athena adalah dewi yang tetap perawan karena kecintaannya pada kemanusiaan membuatnya menolak mencintai pria manapun..
Meskipun terlahir dengan senjata-senjata dan dikenal sebagai dewi perang, tapi Athena paling membenci pertempuran. Namun demikian dialah yang pertama kali akan terjun ke medan perang bila kemanusiaan dan perdamaian terancam bahaya.
Athena'kan dewi perang, nah Ares'kan dewa perang. Kalau mau diadu, kira-kira siapa yang menang hayooo...? Jawabannya: Athena. Why? Well... Ares memang kuat, tapi dia hanya mengandalkan fisik alias errr..... ga pake otak. Kalau Athena, dia bisa berperang, tapi dia juga pake otak. Makanya Ares kalah karena ya... Athena pake strategi dan taktik sementara Ares pake cara bar-bar.. (typical man vs woman ga sih? ;P). Hohoho... bercanda ding. Para pria harap jangan tersinggung ;P
Nah, yang ini Cupid, salah satu anak Aphrodite dan Ares.
Perkawinan Aphrodite dan Ares melahirkan anak-anak yang seperti selalu dikatakan bahwa batas antara cinta dan kebencian amatlah tipis, yaitu Cupid - dewa asmara; Anteros - dewa nafsu birahi; Hymen - dewa perjodohan; Hermione - pembawa harmoni; Phobos dan Deimos -ketakutan dan teror; serta Bellona - dewi perang yang menjadi kusir kereta ayahnya.
Gile ye... Kalau dilihat, anaknya banyak benerrr.. Padahal Ares'kan bukan suami sah Aphrodite -_-!
Kalau lihat di film cartoon atau karikatur, biasanya Cupid kerjaannya memanah orang dengan panah asmara. Padahal dia ga hanya punya panah asmara aja lho... Mari simak 1 kisah menarik waktu Cupid ngerjain Apollo.
Pada suatu hari Apollo sedang berlatih memanah di lereng Gunung Parnassus. Tiba-tiba Cupid datang dan ikut-ikutan membidikkan panahnya ke sasaran panah Apollo. Apollo menjadi gusar dan mengusirnya. Merasa terhina Cupid kemudian berniat membalas Apollo. Ditunggunya kesempatan untuk mempermainkan Apollo tiba.
Ketika itu Daphne, putri dewa Sungai Peneus, sedang memetik bunga bersama dayang-dayangnya di tempat Apollo berlatih. Melihat hal tersebut Cupid segera membidikkan panah penimbul cintanya pada Apollo yang seketika itu jatuh hati pada Daphne. Sedangkan pada diri Daphne, Cupid membidikkan panah penolak cinta sehingga dia justru ketakutan melihat Apollo.
Daphne berlari menghindari Apollo yang bermaksud mendekatinya. Semakin Apollo berusaha semakin kencang pula Daphne berlari, sampai akhirnya tibalah dia di tepian sungai dan memohon pada ayahnya agar menyembunyikannya dari pandangan Apollo. Peneus kemudian mengubah putrinya menjadi sebatang pohon yang kini dikenal sebagai pohon laurel atau pohon salam.
Ketika Apollo sampai ke tempat itu dia tidak menjumpai Daphne. Hanya dijumpainya sebatang pohon laurel berdiri dengan kokoh di tempatnya. Apollo yakin bahwa pohon itu adalah penjelmaan pujaan hatinya yang menolak cintanya. Hatinya berduka namun toh dia tidak dapat menepis rasa cintanya pada Daphne. Dipetiknya beberapa ranting pohon tersebut dan dirangkainya daun-daunnya menjadi mahkota yang kemudian dikenakannya di atas kepalanya.
Sejak saat itu Apollo selalu tampak mengenakan mahkota dari rangkaian daun laurel untuk mengenang cinta pertama yang gagal diraihnya. Karena Apollo adalah dewa musik maka penghargaan atas prestasi dalam bidang seni di zaman dahulu seringkali berupa mahkota dari rangkaian daun laurel.
Jadi... Cupid ternyata punya 2 macam panah :D ...
Patung ini disebut Apollo Sauroctonos (The 'Lizard-Slayer'), terlihat kaya siap menangkap kadal gede itu. Katanya sih ada kemungkinan Apollo disini sedang memainkan perannya sebagai pemberantas hama -_-! (selain memberantas tikus dan belalang). Tapi, saya ga pernah dengar peran Apollo yang satu ini deh :P
Anyway... Ternyata Apollo ga hebat-hebat banget tuch! Buktinya, katanya dia memberantas kadal, mannnaaaa.... Dari jaman dia ampe sekarang kok kadal masih eksis? >:(. Harusnya kalau dia emang hebat, yang namanya kadal udah tinggal nama doank donk kaya dinosaurus >:(
Masih ada beberapa patung lagi yang... ngga dikenal -_-! Tapi lumayan bagus :D