Showing posts with label Movies. Show all posts
Showing posts with label Movies. Show all posts

Friday, February 20, 2009

Time Out!! - A Call to Re-Introspect the Sexual Trend in Our Society - Part III

Saya ingat, dulu waktu SMP ada 1 guru mengatakan kalau otak manusia itu seperti kamera yang merekam kejadian-kejadian yang dilihat. Kejadian yang hanya terlihat sekian detik bisa tersimpan di otak selama jangka waktu yang lama.

Saat ini hampir semua film menampilkan adegan seks. Walaupun sebagian besar adalah film Barat, tapi itu bukan berarti film-film Asia ngga menampilkan adegan tsb. Saat ini sepertinya film-film Asia pun sudah mulai "berani". So? Kalau film-film Barat mulai meningkatkan intensitas penayangan adegan-adegan seks, dan film-film Asia pun sudah mulai menayangkan adegan-adegan syur, maka yang jadi masalah adalah bagaimana dampak film-film tersebut pada para penontonnya.

Silakan baca artikel berikut ini. Click the article to enlarge...



Disini dijelaskan tentang pengaruh TV (yang menayangkan adegan seks) dengan peran orang tua terhadap pendidikan seks anak.

Memang tidak bisa menyalahkan sepenuhnya pada TV. Orang tua juga harus bertindak. Dan ga bisa berpikir, "Anak saya aktif di gereja, saya ga perlu kuatir..". Well... mengutip dari artikel diatas, "no teen is immune to sexual desire or sexual pressure, even the most commited evangelical".

Baru-baru ini ada berita heboh

13 yrs old Father & 15yrs old mother

INNOCENT-eyed Alfie Patten spent his first night acting as a 13-year-old dad and declared: "It was easier than I thought."

PS3 ... new dad Alfie Patten, 13, and mum Chantelle Steadman, 15, with baby Maisie and PlayStation

The four-footer — who looks no more than eight — said: “I know I’m young, but I plan to be a good dad.”

As he went on the PlayStation with 15-year-old girlfriend Chantelle Steadman, he added: “I think we’ll be good parents. I’ll have to work extra hard at school.”

Parents ... Alfie and Chantelle with Maisie

It is a typical teenage bolthole — packed tight with cuddly toys including a giant pink teddy. A school gymnastics certificate is proudly displayed on the wall.

Mickey and Minnie Mouse hold hands, surrounded by lovehearts, on the headboard of her bed — where Maisie was conceived when Alfie was just 12 and Chantelle 14.

Their story, revealed by The Sun yesterday, rocked Britain.

Even Prime Minister Gordon Brown spoke out, commenting: “I think all of us would want to avoid teenage pregnancies.”

But Chantelle insisted: “When I was pregnant the police and social workers came to interview us and they decided that we would make good parents to Maisie.

“Now we will prove to everyone that we can be, and give her a great future. When Alfie is 16 he can come and live here with me and my family.

“We don’t want to get a flat because we wouldn’t have enough money and I want us both to stay in school to make the best future for Maisie.”
Benefits

The pair’s parents have been singled out for criticism. Both knew Alfie and Chantelle were “dating” but said they did NOT know the relationship was sexual.

Alfie lives with mum Nicola, 43, in a £395,000 detached home in nearby Hailsham.

A cheeky message in the window reads: “I am horny.”

Neighbour John Holmes, 90, said: “I have always found them very nice, but I know a lot of neighbours have complained about her noisy parties.”

Nicola is separated from Alfie’s dad Dennis, a 45-year-old father of ten, including three stepkids.

He said: “How were we to know what they were up to? To us they were just kids — we’re as shocked as everyone else.”

Family ... new mum Chantelle with baby Maisie and her own mother Penny


He said the child couple hid the pregnancy for six weeks and added: “I feel that the doctor that told them she was pregnant should have told an adult.”

Chantelle lives with mum Penny, 38, dad Steve, 43, and her five brothers in a council house.

The family survive on benefits. But Penny explained: “Steve is a fisherman and work is sparse.

“I need to be at home to look after Maisie and my other children so that Chantelle can go to school in April and take her GCSEs. What’s important now is Chantelle’s career and her family and that this mistake does not mean she cannot have the same dreams as any other 15-year-old.”

Penny also dismissed a neighbour’s allegations that she had let THREE other boys stay overnight with Chantelle.

Sean Thomas, 20, claimed: “She is not a young innocent girl who got pregnant with the first boy who came along.”

Furious Penny hit back: “It’s rubbish. Chantelle lost her virginity to Alfie.”

Chantelle gave birth to 7lb 3oz Maisie in Eastbourne Hospital on Monday.

Social Services in Eastbourne admitted to “concerns” over the case but vowed to give “all their support”, including intensive monitoring. Police said they had investigated but had decided to take no further action as it was “not in anyone’s interests” to prosecute.

Julie Vine, 37, whose daughter goes to Cavendish School with Chantelle, said: “I feel sorry for them both. It’s not the school’s fault, it’s a very good school.”

A family friend said Alfie had been thrilled when he learned he was going to be a dad.

Becky Holmes, 19, said: “He is a lovely little boy.

“When he found out his girlfriend was pregnant he paid my baby girl so much attention.

“I was pretty shocked but he’s a natural with babies, even though he still looks like one himself.

“He’s so tiny, he doesn’t even look his age. But he says he’s ready for it.” Another family friend, 28-year-old David Lee, said: “I am really shocked. I didn’t know anything about it. I was only round there two weeks ago playing Xbox games with him.

“He didn’t say anything. You would think being a few days away from being a dad he might have mentioned it.”

Story that rocked Britain ... our front page


Children’s Secretary Ed Balls said: “You look at that young lad being a dad when he is so young — and also the teenage girl — and you think it’s not right, this looks so terrible.

“Our first reaction has got to be to make sure that the young lad, the teenage mum and the baby get all the support they need.

“And it’s also vital that we do everything we can to make sure that these kind of teenage pregnancies don’t happen in the future.”

Former Tory leader Iain Duncan Smith, who runs the Centre for Social Justice think tank, said: “It exemplifies the point we have been making about Broken Britain.

“It’s not being accusative, it’s about pointing out the complete collapse in some parts of society of any sense of what’s right and wrong.”

Local MP Nigel Waterson said: “This is a very sad story which will have a huge impact on both the parents and the child.

“I’m very pleased that the families are being supportive, but this of course raises huge questions about sex education, and also about the sexualisation of our society.”


Hmm... sang ayah bilang kalau ngurus anak itu ga susah. Yah.. kalau lihat umurnya, mungkin dia anggap anaknya kaya adik kali ya? Jadi ga sampai kepikiran kalau dia suatu hari harus mendidik anaknya sampai gimanaa gitu -__-!

Di SG sendiri, walaupun memang sudah banyak yang menganut gaya hidup pergaulan bebas, tapi masih ada juga kok yang tidak begitu..

Silakan baca surat pembaca yang satu ini :)



Dan ini reply-nya (Dari sesama pembaca juga ^^)




Sexual trend sudah menyebar dimana-mana dan melalui berbagai media. Dikemas sedemikian rupa sehingga kita akhirnya kurang peduli, dan kadang menganggap itu sesuatu yang biasa. Saya suka 1 film komedi serian. Film ini cukup terkenal. Waktu saya share dengan Wolfie, dia bilang,

Wolfie: "Film itu tidak mendidik. Tokoh-tokohnya suka gonta ganti pasangan. Free sex".
Me: "Yah... namanya juga film Barat, pasti ada "begituan"nya. Lagian ini film komedi...".
Wolfie: "Justru itu!! Karena dikemas dalam film komedi, kamu jadi ga sadar pesan dibalik itu. Yang kaya begitu justru yang berbahaya! Lama-lama orang menganggap 'oh.. free sex itu ga apa-apa..'"

Pertamanya saya merasa reaksi dia terlalu berlebihan, tapi sesudah dipikir kembali.. mungkin ada benarnya. Iblis itu licik sekali, dia tahu kalau banyak orang yang ditawari pornografi mungkin mereka menolak, tapi ditawari film drama/ komik/ novel/ film komedi/ pertunjukkan (yang sarat dengan adegan sex) mungkin mereka masih menerima. "Toh itu'kan bukan inti ceritanya. Adegan sex 'kan cuma jadi "bumbu pemanis" doank... Ini bukan nonton fim porno kok. Cuma film biasa yang kebetulan banyak adegan gituannya". Yah... kalau udah begitu, siapa yang dibohongi? Hati nurani?


Karena itu, kita tidak boleh lupa dengan Firman Tuhan yang satu ini...


Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!

1 Kor 10:12

Biarlah kita bisa lebih peduli dengan keadaan sekitar kita, menyadari dan waspada akan tipu muslihat iblis, dan mendoakan agar Tuhan mau menolong dan memulihkan generasi ini.

Wednesday, September 3, 2008

Wall-E ^^ - 2 Sep 2008

Hari ini nonton Wall-E ama Wolfie..

Waktu film ini belum beredar (tapi posternya udah dimana-mana), banyak orang yang antusias mo nonton (Salah satunya Bebert tentunya ;P).



Waktu lihat poster yang ini, saya sih ngga gitu tertarik.

Apaan tuh Wall-E. Bentuknya aja udah ngga menarik gituh.

Bebert bilang kalau itu ceritanya tentang robot kesepian. Wah... dengar gitu makin malas nonton. Pasti filmnya bakalan sedih kaya E.T. (Padahal saya belum pernah nonton E.T. tapi katanya sih mengharukan gituh).

Walaupun saya tau kalau film cartoon biasanya sih happy end, cuma kalau tau bakalan ada nangis-nangisnya ditengah film, saya jadi agak malas nonton.... Belum lagi ini film cartoon. Ngga worth it kalau nonton di bioskop. So... kalau film ini nanti beredar, bisa dipastikan saya ngga bakalan nonton di bioskop. Mungkin bakal beli DVD n nonton di rumah.

Well........ itu yang saya pikirkan sebelum saya liat gambar ini!!



Awww... so sweeeet :D. Dan kreatif banget! Dia pake sendok n garpu sebagai bunga :D

Jadi berminat dhee....

Makanya, waktu Wolfie ngajak nonton, saya langsung mau hehehe.

Filmnya buaguuuusss banget! Benar-benar mengharukan! Udah lama saya ngga pernah nonton film cartoon ampe nangis ><.

Bagi yang belum nonton, HARUS nontoon!! Baguuzzzz... Pokonya begitu keluar bioskop pastinya pengen menggandeng pasangan masing-masing sambil berkata........ "Wall-E.." "Evee.." :P

Hahaha! Emang 2 kata itu yang terus-terusan terdengar since robotnya ngga bisa ngomong. Cuma bisa sebut nama masing-masing. Makanya film ini meraih rating tinggi pas di reviewnya. Soalnya.. tanpa dialog, hanya action, tapi perasaan mereka bisa tersampaikan pada para penonton.

Pas dalam perjalanan balik ke rumah, eee... ditengah jalan saya liat keong gede yang waktu itu pernah saya "selamatin".

Jadi ceritanya gini.. Beberapa hari lalu pas saya balik, saya nemuin keong gede. Gedueee banget dibandingin ama keong-keong lainnya yang pernah saya lihat selama ini.


Langsung deh keluarin kamera hehehe...


Lihatlah makhluk lunak nan menawan itu....


Lumayan gede'khan :D

Anyway... keongnya lagi dalam perjalanan kearah jalan besar. Karena takut ntar dia sampe jalan besar n kegilas ama mobil, so.. saya mau bawa dia balik ke semak-semak didaerah HDB.

Cuma, pas mau saya angkat... Ups! Kok kaya geser! O..o.. jangan-jangan kulitnya mau lepas!! @0@!! Kepaksa agak diguling-guling ampe akhirnya jatuh ke semak-semak. Duh.. maafkan saya ya keong. I know it hurts, but it's for your own good...

Nah, setelah kejadian itu.. selama beberapa hari ini saya selalu perhatiin jalanan dipinggir semak-semak itu. Dalam hati bertanya-tanya apakah sang keong selamat seudah diguling-guling gitu...

Sampai hari ini! Pas lagi jalan-jalan, eee... saya nemuin sosok yang tidak asing lagi (saking gedenya).


Ini keong yang waktu itu saya selamatin!!

Dan dia sedang berjalan kembali kearah jalan besar. Duuh... makhluk yang polos.. Dia tidak tahu apa yang menantinya disana..

So, kali ini karena dia di rumput, jadi dengan gampang saya pungut. Saya bawa ke semak-semak yang lebih jauh lagi dari jalan besar dan saya errr.... lempar -___-!!

Semoga dia ngga apa-apa. Wolfie bilang, karena sekarang 'kan lagi musim hujan, dan musim hujan itu musim kawin para keong makanya keong-keong pada keluar. Wiih... nyari jodonya didekat-dekat HDB sini aja toh mas! Jangan pake nyebrang-nyebrang ke HDB diseberang jalan... Bikin kuatir saya aja.

Bukannya apa... pertamakali melihat keong ini, saya langsung kesengsem :P Soalnya gede banget!! Saya pikir, kalau ampe dia nekat mo nyebrang lagi, ntar saya bawa pulang ke rumah buat dipelihara aja! Daripada digilas ama mobil! Kan sayang.. Jarang-jarang liat keong gede. Ini makhluk langka! (Bagi orang kota :P)

Sunday, July 20, 2008

The Dark Night - 20 Jul 2008

Hari ini datang pagian ke gereja karena mau presentasi misi yang ke Kalbar. Sender n goer rencananya mau ada persembahan pujian :)

Tapi ngga disangka.. ternyata hari ini banyak 'pengumuman tambahan'. Ada panitia Paskah yang mau ngumumin tentang rekrutmen buat yang mau jadi artis/ aktor / singer or apa'lah buat drama Paskah 2009 nanti. Mereka bakal nyanyi theme song buat drama Paskahnya :)

Terus ada komisi remaja yang mau umumin tentang outing remaja. Tapi bukan sekedar pengumuman, mereka bakal ada skit singkat gituh..

Jadi total-total, ada 3 pengumuman tambahan. Setelah nego-nego... akhirnya kita bertiga (kelompok) sepakat kalau yang maju duluan ntar ya yang presentasi misi, dilanjutkan ama presentasi dari tim Paskah n terakhir dari komisi remaja since katanya sih yang dari remaja bakalan rame-rame gituh, jadi emang bagusnya ditaro sebagai penutup :)

Selesai kebaktian kira-kira udah jam 10.15-an. Ada pengumuman dulu. Pas kita maju eee.... slidenya ga jalan! Kepaksa deh Wolfie persilakan tim Paskah dulu yang maju. Pas tim Paskah selesai, tim misi tadinya mau maju lagi (since udah cek kesalahannya dimana n udah dibnerin), tapi ternyata komisi remaja yang maju! Well.... diluar rencana neeh...

Wolfie liat kalau udah banyak jemaat yang pulang. Karena merasa ntar presentasinya jadi useless, jadi kita sepakat untuk batalin. Kita pikir juga minggu depan timingnya lebih ok, karena ada kebaktian gabungan. Cuma ya... ga enak aja ama orang-orang GPO yang sengaja datang pagi-pagi ke GPBB, ternyata malah sia-sia.

Saya sempat bilang ke Wolfie, sebenarnya dengan adanya jemaat yang pulang'kan jadi ketauan siapa yang terbeban/tertarik ke misi dan siapa yang ngga. Wolfie bilang, emang sih jadi 'terfilter' begitu... tapi tujuan presentasi ini sebenarnya juga menargetkan orang-orang yang ngga tertarik ama misi supaya menjadi tertarik...

Since kita ngga jadi presentasi di GPBB KU 1, maka untuk KU 2 juga kita batalin. Saya ajak Wolfie untuk kebaktian di GPO aja, sekalian'kan ntar juga bakal presentasi misi di GPO.

Pulangnya, sempat ada masalah yang bikin Wolfie shock n hmm... how to describe it... kecewa?

Anyway.. saya ngga tau gimana untuk ngehibur dia. Dan memang.. kalau seseorang punya masalah'kan ngga bisa hilang dalam hitungan menit or jam. But at least i must try to cheer him up a litttttttleeeeeeeee bit :P. Jadi saya ajak dia nonton Red Cliff aja. Kan di seberang GPO ada Cathay. Dan emang Wolfie dah lama pengen banget nonton film ini..

Kita ke GPO naik bus. Di bus.. he proposed me for the 6th time :). Hmm... dipropose disaat keadaan n perasaan dia lagi down.. It reallly means something to me hehehe..

Sampai di Dhoby Ghaut masih agak pagian, jadi kita ke Cathay dulu. Mau cek film Red Cliff-nya cocok ga timingnya. Soalnya'kan kebaktian GPO mulai jam 2 pm ampe mungkin jam 3.30-an. Pas cek... yah... ngga cocok deh. Either terburu-buru (mulai jam 4-an) or terlalu lama (jam 7-an). So... kita nonton yang cocok aja jamnya, dan pilihan jatuh pada 'The Dark Knight'.



Padahal saya n Wolfie ngga pernah berencana mau nonton ini :P

Presentasi di GPO sih ok. Semua berjalan lancar :) Bagus'lah

Dari GPO kita langsung ke Cathay. Filmnya rame juga! Walau di tengah-tengah sempat err... bosan :P. Tapi ramueeee banget!! Filmnya panjang.. 2.5 jam. Tapi worth it laa.. Rame sih.

(Karena malas) Dan biar ngga jadi spoilers, saya ngga kasih synopsisnya :D. Silakan nonton sendiri. Ngga rugi dheee....................

Thursday, July 10, 2008

Free Bibles During Olympic Games

Baru baca koran pagi ini.

Ada 1 artikel yang menarik nih... Klik aja kalo mo baca :)



Bersyukur, China yang terkenal sebagai negara komunis dan juga terkenal akan penyiksaannya terhadap orang-orang Kristen, sekarang malah bagi-bagi Alkitab!

Tuhan memang bekerja dengan luar biasa di China.

Dulu... waktu masih kecil, masih sempat diputarin film tentang penyiksaan orang Kristen disana. Mereka mau beribadah, harus diam-diam. Makanya ada gereja underground. Dan ada cerita tentang orang Kristen yang harus menyangkal Tuhan Yesus. Di film itu, ceritanya ada cewe Kristen. Dia lagi hamil tua. Dia ditangkap n disuruh menyangkal Yesus. Tapi dia ga mau. Waah.. dia disiksa sampai perutnya ditendang-tendang segala!! Padahal dia hamil tua!! Kejam banget...

Terus, kepala polisi or siapanya gitu.. pokonya orang pemerintah'lah (soalnya pake seragam kaya tentara) mau interogasi dia. Nah, waktu dihadapan kepala polisi ini, cewe ini bilang kalau dia sepertinya mau melahirkan. Kepala polisinya ga mau peduli dan masih nyuruh cewe ini stay untuk diinterogasi. Tapi beberapa menit kemudian, air ketuban dia pecah n darah + air langsung membasahi lantai... Ya polisinya bohwat, si cewe ini disuruh ke RS.

Di RS, cewe ini ga langsung ditangani karena dokternya masih urus pasien lain. Jadi dia harus nunggu giliran dia, ngantri gtuh (bari ngantri 13 pasien didepan dia). Ya ampun... apa ga ada UGD gtu ya -_-!!

Sempet cari-cari di youtube eee... ketemu clipnya. Judul filmnya 'China Cry'. Kalau mau nonton the whole movie juga bisa. Tapi part by part....



Hehe... ketemu clipnya pas bagian dia disiksa seperti yang saya gambarkan diatas...

Akhirnya sih happy end, yaitu ketika cewe ini + suami n anak-anaknya keluar dari perbatasan China -_-!


Sekarang.. kata Wolfie sih China masih belum begitu terbuka ama kekristenan. Emang, disana ada gereja, tapi ya.. gereja pemerintah. Jadi, materi apa pun yang disampaikan harus disensor dulu ama pemerintah. Umumnya mereka hanya mengajarkan etika.

Tapi ada juga gereja underground. Nah, kalau yang ini.. orang-orang Kristennya beribadah diam-diam, supaya ga ketauan ama partai komunis. Gereja underground ga selalu di bawah tanah. Ada juga gereja rumah.

Tapi ya... cukup beresiko juga. Kalau ketahuan, bisa-bisa ditangkap! Soalnya di China ada peraturan kalau ngadain perkumpulan, maksimal berapa orang gtuh (lupa :P).

Artikel ini saya dapat dari http://www.bibleleague.org/church/planting/china.php tentang gereja underground.

Deceitful Mask of Freedom

If you were vacationing in China, you might be surprised to see Christians openly worshipping in churches without fear of punishment. You might be puzzled to learn that the government, infamous for its religious restrictions, recognizes 17 million Christians. You might even conclude that religious freedom exists in communist China. But you would be mistaken.

“I will build my church”

The real number of believers is probably four times what the Chinese government claims. That’s because many Christians won’t obey the mandate to register with the government-authorized church: the “Three Self Patriotic Movement.” They don’t want to join a church that’s controlled—and censured—by the Communist Party. Instead, believers worship in a network of underground house churches—small congregations that secretly gather in the living rooms of believers.

But the Chinese government is cracking down: Recently, the National People’s Congress launched a “Strike Hard” campaign against all “unauthorized” groups. That’s when they declared unregistered churches “illegal cults.” To enforce the campaign, Public Security Bureau (PSB) officers may at any time disrupt a house church, close it down, and arrest its leaders.

Saya juga dapat artikel tentang church's persecution in China.

Artikel berikut saya dapat dari: http://www.cbn.com/cbnnews/221145.aspx

Udah agak lama sih :P

More Arrests in China's Underground Church
CBNNews.com
August 28, 2007

CBNNews.com - Christians leaders across China are facing arrest or have been arrested, as government officials crack down on 'religious activities,' a U.S.-based monitoring group reports.

Arrests of Christians have increased following a directive from the Chinese government issued last month, China Aid Association CAA reported. At least 15 underground church leaders have been arrested in recent days.

Last month, the Chinese government ordered local leaders to "strike hard against illegal religious and evil cult activity" in a one-month campaign to eliminate the political instability in the countryside.

"The Chinese church believers are faithful peace-makers in building a stable moral society in China," said Rev. Bob Fu, President of CAA. "We call upon the Chinese government to correct this grave misunderstanding by allowing these faithful to contribute more social service without fear of arrest and retribution."

CAA says some church leaders were arrested while leading worship or vacation Bible camps. A Christian businessman was arrested while picking up an order of Bibles at a bus station.

"Zhou Heng has been under criminal detention since August 3. He was arrested when he tried to pick up two tons of Bibles at a bus station sent by someone from another province to distribute to local believers," the report said.

He could face up to 15 years imprisonment if convicted.

Some Christians are still being detained for receiving Bibles, while some had their water and electricity cut off by the government for hosting Sunday schools at home.

Kong Lingrong must now provide a written statement guaranteeing that she will no longer preach the Gospel or gather in meetings.

"Otherwise, whoever contacts her will be regarded as having a meeting with her and they will stop the water and electricity services to whoever has contact with her," the report said.

Reports indicate arrests have occurred in at least eight provinces, including Inner Mongolia, Xinjiang, Jiangsu, Henan, Shandong, Shanxi and Anhui.

Sources: China Aid Association, The Associated Press

Di artikel tsb ada 1 orang yang terancam hukuman penjara 15 tahun gara-gara mau mendistribusikan Alkitab. Well.. Kalau di Indo or di SG kita bisa dapatin Alkitab sebanyak-banyaknya n mungkin dalam berbagai versi, maka kita harus benar-benar bersyukur. Kadang... seringkali saya ga sadar dengan berkat Tuhan yang satu ini. Saya punya Alkitab LAI lebih dari 1 dan saya malah sia-siakan dengan taro dimeja, ga disentuh, sampai Alkitabnya berdebu dan menguning n akhirnya disumbangin ke anak yatim -_-! Padahal orang Kristen di China masih banyak yang kesulitan memperoleh Alkitab.

Gereja saya di Indo punya pelayanan misi di China juga. Dan kadang-kadang, beberapa orang dari tim misinya bakal berkunjung ke China. Mereka bawa Alkitab or CD / VCD khotbah. Waktu mau lewat petugas bea cukainya, wiiih... ngeri dhe! Benar-benar keringat dingin n berdoa supaya ga ketahuan.

Bukan itu aja. Mereka juga ke gereja underground. Yang ini 'underground' dalam artian gerejanya di ruko. Pas kebaktian, eee... pintu digedor!! Taunya polisi! Wah... tim misi dari Indo udah pucat pasi aje. Polisinya nanya, kok banyak orang ngumpul, ada apa? Untungnya pemimpin gerejanya bilang kalau lagi ada pelatihan untuk para pekerja dsbnya. Puji Tuhan polisinya percaya.

Kalau dipikir-pikir... Gile ya. Mereka kok masih mau bertahan dalam iman mereka sementara mereka tau resiko apa yang akan mereka hadapi. Artikel dibawah ini bagus juga untuk bisa kasih gambaran tentang keadaan kekristenan disana. Artikelnya lumayan lama juga, diambil dari http://news.bbc.co.uk/2/hi/asia-pacific/7150613.stm

Keeping the Faith in China
By James Reynolds BBC News, Beijing

25 December 2007

At an underground church service in China, you pray as quickly as you can - and hope the police do not come running in.

At the end of an alleyway in the north of Beijing, 40 Chinese Christians gather in a small classroom. At the beginning of the service, they bow their heads and pray.

Their priest, Zhang Minxuan, stands in front of them. Twenty years ago he was a barber with no interest in religion. Then he got into trouble with the Communist Party and was jailed. After that he became a Christian.

Since then he has led an underground church and been detained a dozen times.
"One day, God will bring our church out of the darkness and into the light," he tells his followers in the classroom. Their eyes shine back at him.

"I will pray for the government no matter how much they persecute me," Mr Zhang says.
"In the end I believe that God will convert them. I will never give up my relationship with God - no matter what happens."

Underground Christians make the Chinese Communist Party nervous.
There are millions of them in this country. They worship wherever they can - often in private homes.

They do not want to be controlled by Beijing, so they refuse to sign up to the state-sanctioned church.

The party is wary of any organisation that does not pledge its loyalty to the state.

Jail sentence

At his home in Beijing, Cai Zhuohua reads from the Old Testament.
In his sitting room, next to an old television set, there is a stack of bibles.
Mr Cai is another leader in China's underground Christian movement.
He is too nervous to allow us to meet his congregation - in case the police identify them from our reports.

Cai Zhuohua has been a Christian since he was a teenager.
A few years ago he had 10,000 bibles printed and delivered to fellow underground Christians. For this, the Communist Party jailed him for three years.
"I need to spread Christianity," he says, "and I need to print the Bible and distribute it to fellow believers - but I'm stopped from doing this."

Bible factory

So that makes what we find in the southern city of Nanjing quite a surprise.
China has its own thriving bible makers - the Amity Printing Company.
Every day the firm prints off around 9,000 bibles. But the factory is only allowed to supply bibles to the official state-approved church - not to the underground church.

The pages coming out of the presses do not seem to have much of an effect on the workers.
"I haven't read the Bible and I don't believe in Christianity," says Zhang Guohong, who's been working at the factory for 14 years.

"I have flipped through the book, but I am here to work. There is no time for me to read it."

Amity printed its first Chinese bible in 1987. Since then the company has been getting bigger and bigger.

In February 2008, Amity will move to a new site which will be able to make a million bibles a month. That may make it the world's largest bible factory.
That is quite something for the godless, Communist state.
"Perhaps it's God's humour," says Peter Dean, Amity's production advisor, "but we are printing millions of bibles here.

"We have printed 41 million bibles for the churches in China, they are distributed out through this gate, and into the networks of churches in China."


Official church

Some of the bibles end up at the Xishiku Catholic Church in Beijing.

This church is part of China's official, state-sanctioned religious establishment.
In the Catholic church, the bishops are chosen by Beijing, not the Vatican.
Everyone here answers to the Communist Party - no one has to hide or worry about getting arrested.

On Sundays hundreds of worshippers come to celebrate early morning mass. Three services are held - there are no spare seats at any of them.
This is the kind of official Christianity that the Chinese government tolerates.
The rule is simple: if you are loyal to the Communist Party, you can pray and you can worship as much as you like.

The government wants its Christians in the state-approved church where it can see them and control them.

But Christianity is growing beyond its control. One day soon, Christians may even outnumber Communists.

Hmm.... tantangan di China memang banyak, tapi hal ini ngga membuat kekristenannya padam, malah sekarang jadi makin aktif dan udah mulai aktifnya gerakan 'Back To Jerusalem'. Gerakan ini udah lama sih, tapi jadi makin aktif n puji Tuhan jumlah orang yang percaya pun bertambah :D

Kalau di China, dimana keadaan disana cukup 'sulit' bagi orang Kristen aja bisa membuahkan orang-orang percaya yang beriman teguh dan setia.... Apalagi kita di Indo or SG yang mungkin keadaannya lebih 'mudah' daripada mereka. Well... paling ngga, kita masih bisa beribadah dengan bebas dan juga mudah mendapatkan Alkitab. Jangan sampai deh kita keenakan n malah take it for granted..

Semoga kita memiliki iman yang teguh dan penuh pengharapan akan Kristus, seperti yang dimiliki orang percaya di China :)

Monday, June 30, 2008

Lost... -_-!! - 30 Jun 2008

Wolfie ngajak nonton hari ini. Dia dapat tiket gratis.

Tadinya saya kepikiran mau nonton Wanted sih, tapi kata kokonya Wolfie ga gitu bagus. So kita putusin buat nonton The Incredible Hulk.


Kita nonton di Causeway Point - Woodlands. Filmnya ya... lumayan'lah. Yang belum nonton, nonton deh (Saya agak malas bikin synopsisnya hehehe.... :P)

Seudah nonton, kita balik. Wolfie mau nyoba pake bus. Waktu cek sih emang ada bus yang lewatin rumah saya. So... kita naek itu. Rumah saya'kan di block 327. Nah, pas sampe block 330 kita turun.

Jalan..... jalan... jalan... sampe mentok kok ga ketemu-ketemu?? Block 327-nya dimana?? Karena rumah saya dekat ama MRT station, jadi Wolfie saranin untuk menyusuri MRT track. Tapi pas liat lagi.... kok jauh ya?

Penasaran, saya coba balik ke bus stop tempat kita turun tadi. Ternyata oh ternyata.... Untuk ke daerah block saya, kita masih harus lewatin 2 bus stop lagi!!!

Akhirnya nyampe rumah juga. Ngga nyangka kita habisin waktu 1 jam di jalan -_-!! Tapi ga nyesel kok ;P

Lain kali bisa naik bus. Sekarang udah tau bakal berhenti dimana hehehe.....

Monday, June 9, 2008

Godtube.com - 'Broadcast Him'

Ternyata ada yang namanya GodTube.com :D

Mirip youtube sih, tapi ini to 'broadcast Him' :D

Dapat 1 klip buaguzzzz buanget dari jie. Thanks ya Jie :D


Kereeeennnn buangettttttttt.....................................


Friday, May 2, 2008

Take The Lead

Dari Changi Beach, kita langsung ke rumah Wolfie. Mau nonton 'Take The Lead' :)


WARNING! MAY CONTAIN SPOILERS

Bercerita tentang seorang pelatih ballroom dancer profesional bernama Pierre Dulaine. Dia seorang pria yang sopan dan gentleman banget.. :). Pokonya, seudah nonton, pastinya para cewe bakalan memimpikan punya cowo kaya Pierre deeeh :D

Suatu malam, Pierre melihat 1 anak sekolahan lagi merusak 1 mobil. Didalam mobil tersebut ada kartu pengenalnya. Ternyata mobil tersebut milik seorang kepala sekolah.

Keesokan harinya, Pierre Dulaine pergi ke sekolah tsb untuk bicara dengan kepala sekolah tsb. Kepala sekolahnya adalah seorang wanita yang dingin n galak. Pantesan murid-muridnya pada sebel ke dia. Dan banyak kejadian di sekolah tsb (dari mulai perkelahian sampai bunuh-bunuhan) yang bikin si kepsek ini bohwat ama mereka.

Pierre datang untuk menawarkan jasanya. Dia mau ngajarin ballroom dancing ke murid-murid yang didetensi. Reaksi awal kepseknya ya pasti ketawa laaa.... Dikirain bercanda. Tapi Pierre serius. So.. Si kepsek terima tawaran tsb. Dia terima bukan karena dia percaya ama Pierre, tapi karena selama ini ngga ada guru yang mau ngawasin murid-murid bermasalah yang didetensi. Jadi waktu Pierre dengan sukarela mau jaga mereka + ajarin ballroom dancing, well... kepseknya happy banget :P

Awalnya para murid yang didetensi tsb ga terima Pierre. Apalagi waktu Pierre bilang kalau dia mau ajarin ballroom dancing. Wah.. mereka BT banget, soalnya yang mereka bisa selama ini'kan cuma hip-hop dancing. Mereka menganggap ballroom dancing itu lemah dan anggun. Beda laa ama karakter mereka yang rebellious. Image ballroom dancing yang elegan n dilakukan oleh kalangan atas tsb membuat mereka merasa ga pantas dilakukan. Apalagi sebagian besar berlatar belakang keluarga dan ekonomi yang ngga gitu bagus. Ada yang dari keluarga miskin, ada yang papanya pemabuk, ada yang mamanya prostitute dsbnya.

Sampai akhirnya Pierre membawa salah seorang muridnya yang udah profesional untuk nari Tango bareng. Keren banget!!!! Bikin para muridnya jadi terpana dan pengen belajar hehehe... :D



Itu adegan favorit saya lhooo.. :D

Akhirnya para muridnya belajar ballroom dancing n sempat menciptakan gerakan perpaduan ballroom dancing dengan hip-hop dancing :).

Sampai suatu kali mereka diajak ikut satu ballroom dance competition di New York City. Disana mereka mengerahkan kemampuan mereka. Walaupun ngga menang, tapi mereka mendapat sorotan dari para juri :). Dan kepseknya pun yang tadinya meragukan Pierre, sekarang malah bangga :)

Cerita ini ternyata diangkat dari kisah nyata :D.

Saya senang ama Antonio Banderasnya. Kerreeennn!! Apalagi pas dia ngomong... aksennya itu lho... Keren deh kerennn :D

Sunday, April 27, 2008

Bridge to Terabithia - 27 Apr 2008

Hari ini nonton Terabithia. Mengecewakan buanget!!!



To the point aja deh. Saya kasih tau synopsisnyee..

WARNING! MAY CONTAIN SPOILERS
(Tapi sebaiknya dibaca, kalau ga mau nyesel...)

Film ini bercerita tentang seorang anak laki-laki bernama Jess Aarons yang hobby menggambar dan berasal dari keluarga yang ngga gitu mampu. Di sekolah, dia suka dibully, soalnya dia pendiam dan ga punya teman... Sampai dia bertemu dengan Leslie Burke, seorang murid cewe baru di sekolahnya Jess.

Suatu hari, ada pertandingan lari disekolah Jess, dan Leslie menang dengan mudah:). Jess tadinya ga mau temanan dan bersikap dingin ama Leslie. Tapi karena terus didekatin ama Leslie, akhirnya mereka jadi dekat dan jadi sahabatan.

Persahabatan mereka semakin erat karena ternyata mereka tetanggaan. Ortu Leslie ternyata seorang penulis. Makanya Leslie punya daya imajinasi yang kuat. Dan karena Jess suka menggambar, uda deh klop. Satu penulis, yang satu lagi illustrator :).

Rumah mereka dekat ama hutan. Tapi untuk ke hutannya, harus melewati sungai dengan cara bergelantungan disatu tali. Ditengah hutan mereka menemukan rumah pohon tua. Mereka kemudian memperbaiki rumah pohon tsb dan menjadi tempat rahasia berdua.

Karena daya imajinasi keduanya kuat, dan main-main di hutan doank'kan membosankan, maka mereka berdua 'menciptakan' Terabithia, sebuah dunia imajinasi. Semua makhluk Terabithia adalah buatan daya imajinasi mereka. Dan makhluk-makhluk yang menyeramkan (seperti Troll), mereka "buat" / imajinasikan berdasarkan orang yang mereka sebelin di sekolah :P. Setiap hari mereka bakal melewati sungai dengan tali, dan bermain di hutan tsb, atau sekarang udah mereka sebut 'Terabithia'.

Leslie mulai berimajinasi bahwa Terabithia adalah negeri yang indah. Tapi ada kekuatan jahat dari The Dark Lord yang menguasai negeri tersebut, dan Leslie n Jess harus membebaskan warga Terabithia dari kekuatan jahat The Dark Lord..

Kembali ke 'dunia nyata', mereka berdua berencana untuk membalas para bullies di sekolah mereka, dan Jess masih bergumul dengan masalah finansial keluarganya. Leslie memberikan Jess peralatan menggambar pada hari ulang tahunnya. Dan pada hari ulang tahun Leslie, Jess memberikannya seekor anjing. Waktu mereka mau main ke Terabithia lagi, ternyata sungai yang membatasi rumah mereka dengan hutan tsb arusnya lagi deras (gara-gara hujan gede sepertinya...).

Keesokan paginya, guru musik Jess, Ms. Edmunds mengajaknya ke art museum. Ms. Edmunds ini masih muda dan cantik. Jess agak naksir ama dia :P. Jadi waktu diajak, dia sih happy happy aja. Nah, setiap hari'kan Jess suka main ama Leslie di Terabithia, cuma kali ini karena diajak ama Ms. Edmunds, dia jadi ga bisa main ama Leslie, kecuali... dia ajak Leslie untuk ikut bareng. Tapi tentu aja dia ga mau. Masa kesempatan berduaan ama Ms. Edmund harus terganggu :P. So, dia minta ijin pergi ke mamanya (yang lagi tidur, jadi ngga terlalu dengar dia pamitan), dan dia ngga ngajak Leslie. Ngomong pun tidak. Mereka berdua langsung pergi ke museum.

Waktu balik, Jess melihat orang tuanya yang panik karena mereka ga tau dia kemana seharian (Kan walaupun Jess uda pamitan tapi mamanya ngga gitu denger). Ternyata Leslie meninggal sewaktu mau ke Terabithia. Waktu bergelantungan di tali, dia kehilangan pegangan dan terjatuh di sungai yang arusnya lagi deras. Kepalanya terantuk batu dan dia mati tenggelam. Orang tua Jess panik karena dia kira Jess waktu itu lagi main ama Leslie.

Jess merasa bersalah sekali. Dia merasa bahwa ini semua terjadi karena kesalahan dia. Dia menyesali kenapa dia harus pergi ke museum berduaan aja ama Ms. Edmund. Kalau seandainya dia ajak Leslie, pasti kejadiannya ga bakal gitu. Dia sedih karena dia sudah kehilangan sahabat satu-satunya. Dan dia baru tahu kalau ternyata Leslie juga dulu ga punya teman. Mereka ternyata adalah dua anak yang kesepian.

Ditengah kesedihan dan penyesalan yang mendalam, papanya menasehati dia. Papanya bilang, sekalipun Leslie udah meninggal, tapi dia harus tetap menjaga agar persahabatannya dengan Leslie tetap hidup.

Jadi, Jess 'membangun' / mengimajinasikan Terabithia kembali. Dia membangun jembatan yang menghubungkan halaman rumahnya dengan Terabithia. Dia mengajak adik perempuannya, May Belle Aarons untuk menjadi penguasa baru Terabithia. Dia dan Jess 'menghidupkan' kembali Terabithia. Jess menjadi rajanya dan May Belle menjadi putrinya, dan mereka memerintah kerajaan Terabithia selamanya.

Nah, kalau baca synopsisnya, kelihatan banget kalau ini film drama. Mana fantasinya?? Mana visual effect yang 'dijual' diposter-poster?? Hanya ada 2% kaliii.................... Sisanya drama semua! MENGECEWAKAN!! Kita kaya nonton imajinasi orang.

Sebenarnya waktu Leslienya meninggal, saya masih berharap ceritanya bakalan switch ke fantasy dimana imajinasi mereka menjadi nyata dan Leslienya beneran diculik ama si Dark Lord. But noooo...... semuanya real. Yang akhirnya bikin cerita ini MEMBOSANKAN!!!! Serasa ditipu........... Kemakan ama sampul DVD siiih >:P. Hampir ngga ada visual effect!

Saturday, April 12, 2008

Musical Screening: The Rent - 12 Apr 2008

Dalam rangka mempersiapkan drama musikal buat Paskah 2009, Wolfie mo ajak teman-teman di tim produksi "The Hospital" buat nonton 1 film drama musikal yang cukup terkenal karya Jonathan Larson yang ditampilkan sehari setelah dia meninggal.

Film ini keren bangettt!! Walaupun saya sih ngga gitu suka :P. Saya prefer 'The Sound of Music"' hehehe :).




WARNING! MAY CONTAIN SPOILERS

Film ini dibuka dengan theme song-nya "Seasons Of Love"


The Rent menceritakan tentang Mark, seorang pembuat film yang juga berperan sebagai narator di film ini, sedang menghabiskan malam Natalnya di sebuah unit sewaan bersama roommatenya, Roger, seorang musisi. Mereka menerima beberapa telepon. Yang pertama adalah dari mamanya Mark yang memberi nasehat dan penghiburan atas putusnya hubungan Mark dengan cewenya, Maureen -> seorang artis yang setelah putus ama Mark malah jadian ama Joanne (yup...she's a girl TOO!), mahasiswi lulusan dari Harvard Law School. Telepon kedua adalah dari teman mereka, Tom Collins yang diserang oleh beberapa perampok. Yang terakhir adalah dari landlord mereka, Benny, yang menagih uang sewa.

Diluar, Collins yang ga berdaya sesudah dipukul dan dirampas jaketnya ama perampok (udara diluar dingin banget, jadi.. ga heran kalo mereka ngincar jaketnya -_-!) ditolong oleh Angel (cowo), seorang musisi jalanan. Keduanya ternyata HIV+, Angel and Collins kemudian pergi ke kota dan menghadiri life support meeting --> semacam support group.

Jadi, bagi yang kecanduan atau terkena HIV biasanya mereka punya support group dimana mereka bisa sharing dsbnya. Support group gini memang bagus, apalagi bagi yang terkena AIDS, dimana kondisi tubuh bisa dipengaruhi juga oleh pikiran (makanya, biasanya orang yang banyak pikiran suka gampang sakit). Support group ini cukup baik supaya mereka punya positive thinking jadi ngga gampang "tumbang" dengan cepat :P.

Mark diminta tolong oleh Maureen yang bakal performing a protest terhadap Benny yang berniat mengusir para homeless from a nearby lot karena tempat tinggal mereka mau dijadiin multimedia studio. Mark memaksa Roger untuk ikut dengannya tapi dia menolak. Roger ternyata sudah 6 bulan ngga pernah ninggalin apartmentnya. Dia masih berduka karena cewenya meninggal. Cewenya seorang pecandu narkoba (suka pake jarum suntik), dan akhirnya terkena AIDS. Ga mau menerima kenyataan tersebut, akhirnya cewenya bunuh diri dengan memotong nadi di pergelangan tangannya.

Mimi, seorang penari erotis yang tinggal di lantai bawah unit Mark & Roger, suatu malam datang ke tempat Roger untuk minta korek api (buat nyalain lilinnya). Mereka berdua saling tertarik, tapi Roger menarik diri dan mempersilakan Mimi untuk pergi. Mimi kemudian mengetuk pintu lagi karena dia kehilangan 'obatnya' (Mimi juga pecandu narkoba). Akhirnya Mimi menemukannya... dikantong celana Roger -_-!

Collins kemudian datang ke tempat Mark & Roger dengan 1 tas full of goodies. Dia membawa Angel, yang sekarang sudah berubah menjadi Angel Dumott Shunard (cewe) dengan pakaian natal ala Santa Claus dan wig. Gile... cantik juga! Padahal aslinya cowo lho! Kaya banci Thailand aje :P. Angel kasih tau gimana dia bisa dapat $1,000: seorang wanita kaya menyewa dia untuk memainkan drumnya sampe anjing tetangganya, Akita, menggonggong sampe mati -_-!.

Sementara itu Benny mengajukan proposal: kalau Mark n Roger mau menghentikan protes yang akan dilakukan Maureen, dia bakal melupakan soal uang sewa yang belum mereka bayar. Dia mengiming-imingi mereka dengan rencana pendirian Cyber Arts, sebuah multimedia studio. Gagal, Benny kemudian pergi. Mark, Collins dan Angel mencoba membujuk Roger untuk datang ke life support meeting dengan mereka tapi dia menolak.

Mark kemudian pergi ke tempat dimana Maureen bakal perform protesnya. Dia ketemu ama Joanne, yang sedang pusing ama sound equipment dan permintaan lainnya dari Maureen. Mark menawarkan bantuan. Sesudah selesai, Mark bergabung dengan Angel n Collins di life support meeting .

Satu malam, sesudah Mimi selesai bekerja (jadi penari erotis -_-!), dia datang ke apartment Roger and give a passionate kiss tapi ditolak ama Roger. Mereka bertengkar.

Angel n Collins akhirnya mengekspresikan cinta mereka. Angel membelikan jaket baru untuk Collins (yang dulu'kan dirampok). Disini mereka nyanyi 1 lagu yang bagus. Suara Angel yang tinggi dipaduin ama suara Collin menjadi perpaduan yang buagusss bangettt! Ampe terkagum-kagum... kok cowo bisa suaranya tinggi gituh ya? :P. Sayang, kenyataan bahwa Collin itu cowo dan Angel itu juga cowo (tapi berpakaian perempuan) membuat scene ini err... agak gimanaaa gituh :P. Kehilangan rasa romatisnya gitu deh. Apalagi pas terakhirnya mereka kissing, yuch! XP.


Mark kemudian menemukan Roger yang mendapatkan Mimi lagi nyari narkoba. Roger kemudian minta maaf dan mengajak Mimi dinner bareng.

Maureen akhirnya menampilkan protesnya. Sempat terjadi bentrok dengan aparat -_-! Dan berhasil direkam ama Mark :)

Waktu celebration atas protes Maureen, baru ketauan kalau Benny ama Mimi pernah punya hubungan dulu. Dan Benny mengancam bakal membuka semuanya ke Roger. Tiba-tiba ada bunyi beeper yang mengingatkan bahwa sudah saatnya minum AZT (obat buat treatment AIDS). Roger dan Mimi akhirnya saling tahu kalau mereka berdua adalah pengidap AIDS. Merasa mereka memiliki persamaan, rasa takut dan excited yang menjadi satu akhirnya membuat mereka berjanji untuk selalu bersama.

Cerita bergulir sampai mereka memasuki tahun baru. Mark, Roger, Mimi, Maureen, Joanne, Angel n Collins mengadakan pesta tahun baru. Dirumah, Mark mendapat phone message dari Alexi Darling, seorang tabloid TV producer yang tertarik ama rekaman Mark tentang keributan di protesnya Maureen. Benny mengacaukan pesta tahun baru dengan membuat Roger marah dan menjauhi Mimi. Merasa patah hati, Mimi akhirnya kembali menggunakan narkoba.

Sementara itu, Maureen dan Joanne menikah (yup.. cewe ama cewe -_-!). Tapi pas di pesta pernikahan mereka, terjadi pertengkaran. Joanne cemburu karena baru aja mereka menikah beberapa jam lalu, eee... Maureen udah flirting ama cewe lain -_-! Akhirnya mereka putus (di hari pernikahan mereka -_-!!)

Waktu pun bergulir dengan cepat. Sudah musim semi. Collins merawat Angel yang sakit (AIDS'kan membunuh perlahan-lahan...).

Di akhir musim panas, Alexi masih tertarik ama Mark dan menawarkan pekerjaan untuk TV shownya. Roger dan Mimi, ngga tahan ama masalah percintaan mereka, akhirnya putus. Begitu juga dengan Maureen dan Joanne. Angel meninggal.

Diluar gereja, Mark menelepon Alexi dan menerima pekerjaan yang ditawarkan. Mark mengenang bagaimana kehidupan yang penuh dengan sukacita banyak berubah. Ketika meninggalkan gereja, Mimi konfirm kalau Roger sudah menjual gitarnya dan bakalan meninggalkan kota. Roger konfirm kalau Mimi sekarang udah ama Benny. Pertengkaran pun terjadi antara Roger, Mimi, Maureen, Benny, dan Joanne. Collins menginterupsi mereka dengan memperlihatkan pahitnya realita bahwa persaudaraan yang mereka bentuk selama ini sudah mulai hancur. Joanne dan Maureen baikan lagi. Mimi dan Benny pergi.

Mark berusaha meyakinkan Roger untuk tetap stay di New York dan menghadapi kenyataan bahwa Mimi sedang sakit. Tapi Roger menolak. Mimi akhirnya mengucapkan selamat tinggal pada Roger. Roger meninggalkan kota. Mimi kemudian meminta bantuan Mark. Benny juga menawarkan bantuan pada Mimi dan juga pada Collins untuk biaya pemakaman Angel. Mimi menolak tawaran tersebut sementara Collins menerimanya.

Mark berusaha menyelesaikan filmnya untuk ditampilkan diacara TV malam itu. Roger kembali dan dia udah bikin lagu (semenjak kematian cewenya dulu, dia udah ga bisa bikin lagu lagi karena sedih), lagu itu buat Mimi tapi dia ngga bisa menemukan Mimi. Sementara itu, Collins nge-hack mesin ATM -_-! Untung ga ketangkap..

Maureen n Joanne tiba-tiba datang membawa Mimi, yang mereka temukan pingsan dan hampir mati di taman. Selama ini ternyata Mimi hidup dijalanan. Roger memohon Mimi untuk tidak mati dan menyanyikan lagu ciptaannya untuk Mimi. Mimi meninggal.........tapi kemudian bangkit lagi. Katanya sih dia udah sampe di "persimpangan", dan dia melihat Angel at the "other side". -_-! Kata Wolfie, Mimi dan Roger'kan hanya tinggal nunggu waktu aja. Emang sih, kan dua-duanya udah kena AIDS :P

Film ini pun ditutup dengan menyanyikan lagu "No Day But Today".



Sayang, yang datang hanya tim musik doank. Padahal harusnya dari tim naskah juga ikut. Kalau ngga, ntar antara naskah dan lagunya nda nyambung, how?

Filmnya bagus.. Rugi deh bagi yang ga nontoon :P

Seudahnya, kita pergi ke PP. Malamnya saya, Wolfie and TD naek taxi nonton recital di SBC. Saya diajak Wolfie. Katanya, temannya Yyn yang kuliah di SBC ambil jurusan musik, mau graduate. Recital ini kaya semacam tugas akhir gitu deh. TD sih emang udah kenal Yyn dari dulu.

Karena kita dari PP langsung ke SBC, jadinya datangnya pas-pasan. Untung ngga telat. Katanya kalau telat, kita ga boleh masuk. Kita orang terakhir yang masuk sebelum pintu ditutup ^0^=3.

Di recital ini ada 2 orang yang bakalan nyanyi, Yyn dan 1 Malaysian (lupa namanya, Chinese name sih :P). Yyn ini orang GPO. Saya ga kenal, liat orangnya pun belum pernah :P. Makanya, waktu keduanya tampil bareng untuk nyanyi pas pembukaan recital, ya... saya ga tau, yang namanya Yyn itu yang mana.

Akhirnya, ya saya nebak-nebak aje... Saya kira yang kanan. Dia murah senyum banget. Nah, sesudah nyanyi bareng, mereka masing-masing bakalan nyanyi solo. Si baju ungu nyanyi duluan. Suaranya ok. Sesudah dia nyanyi, saya bilang ke TD, kok di buku susunan acara ditulisnya si Malaysian duluan yang nyanyi, tapi ini kok si baju ungu duluan (yang saya kira Yyn -_-!), and TD bilang, "Lho? yang baju item itu Yyn..." Ups! Salah deh :P

Pas giliran Yyn (yang sebenarnya) nyanyi, wah... suaranya bagus banget :D. Lebih bagus daripada si Malaysian. Dan lagu-lagu yang dia bawain (total 7 buah) semua dalam bahasa Jerman! Kerennn! Kata Wolfie, dia udah mempersiapkan ini selama 1 tahun. Ya iya laaa, kan ini tugas akhir.

Recital ini hanya diiringi ama piano doank. Tapi tetep ok, karena suara penyanyinya emang ok :D



Selesai recital, Yyn n Malaysian itu diberi ucapan selamat n ada beberapa yang foto-foto or kasih hadiah. Tapi si Malaysian kalah populer :P, soalnya yang nyelamatin Yyn banyaaak banget. Sebagian besar emang dari GPO sih, tapi ada beberapa dari GPBB.

Keliatan banget bedanya. Si Malaysian dapat banyak bunga tapi masih bisa dipegang, tapi Yyn dapat lebih banyak lagi sampai ga bisa dipegang dan akhirnya harus disimpan diatas piano untuk sementara...

Yah, memang dia pantas mendapatkannya :). Selamat deh untuk Yyn...

Sunday, March 30, 2008

Monster House - 28 Mar 2008

Pagi ini saya ke dokter lagi. Kali ini minta anti biotik karena udah 3 minggu batuknya belum sembuh benar.

Sorenya saya ajak Wolfie dinner. Rencana sebenarnya sih pengen Wolfie foto jamur didekat rumah saya. Tapi karena siang panas buanget n malam ujan gede, jamurnya pada ilanggg!!! :'~~~~~~~O

Kalau dipikir-pikir...ini kali yah yang namanya hidup manusia kaya bunga di padang yang hari ini ada, besok udah lenyap. Emang sih ini jamur, bukan bunga di padang.. tapi prinsipnya sama. Karena tiap pagi pas saya lewat, saya selalu liat ada jamur. Dan jamurnya pun macam-macam dan buanyuak. Tapi setiap hari jamur yang muncul berbeda-beda, dan jamur yang saya lihat kemarin udah ga kelihatan hari ini. Herannya, setiap kali saya mau foto selalu jamurnya ilang! -_-!! pemalu kali yeeeeeee :P

Anyway... saya dinner ama Wolfie (+housemate saya yang baru pulang kantor). Menunya: babi kecap (kata Wolfie, rasa dagingnya ilang mungkin karena kelamaan dimasak), ketimun (Dimakan biasa ajah, biar ga eneg makan babi kecap), telur yg dimasak ama wortel n daun bawang.

Sayurnya habis bis bis bis... Seudah dinner, saya n Wolfie nonton 'Monster House'. Ga terlalu rame sihh..., but ok lah.



WARNING! MAY CONTAIN SPOILERS

DJ Walters - seorang anak laki-laki berumur 12 tahun - tinggal diseberang rumah seorang tua bernama Nebbercracker. Nebbercracker ini terkenal sebagai orang tua yang pualing galak, nyeremin dan tinggal dirumah yang nyeremin juga (mungkin karena rumahnya udah tua kali ye ;P)

Nebbercracker paling ngga senang kalau ada anak kecil atau siapa pun yang berkeliaran didepan rumahnya. Termasuk kalau ada bola atau mainan apapun yang ngga sengaja terjatuh didepan rumah dia, wah... uda deh, jadi milik dia -_-! Pokonya orang-orang udah pada tau, kalau ada barang mereka yang jatuh didepan rumah Nebbercracker, berarti barang tersebut bisa dianggap hilang selamanya...

DJ merasa ada sesuatu yang aneh ama tetangganya ini. Dia yakin ada sesuatu yang dirahasiakan ama Nebbercracker. Udah berapa lama ini dia selalu memperhatikan Nebbercracker melalui teleskop dikamarnya. Dia merasa bahwa tindakan Nebbercracker yang protektif terhadap rumahnya (ampe kalau ada yang lewat depan rumahnya dia bakal teriakin,"Stay away from my house!!!") itu dilakukan untuk menutupi 'sesuatu'.

Suatu hari, ortunya mau pergi untuk merayakan 2nd honeymoon n DJ dititipin ke babysitter. Chowder, teman DJ, ngajak main basket. Lagi asyik-asyik main ee... bola basketnya jatuh didepan rumah Nebbercracker dan diambil n dibawa masuk kerumahnya. DJ udah nasehatin ke Chowder supaya melupakan bolanya dan cari bola basket baru. Tapi Chowdernya ga mau, soalnya itu bola basket masih baru. So... dengan penuh keberanian, mereka mencoba minta Nebbercracker untuk balikin bola tsb (ya... nyoba-nyoba peruntungan ceritanye ;P). Tapi tentu saja Nebbercracker ga kasih. Dan... terjadilah adu mulut yang diakhiri dengan kemenangan DJ dan tumbangnya Nebbercracker. Yup, bneran tumbang, soalnya Nebbercracker saking emosinya ama si DJ jadi kena serangan jantung -_-! Nebbercracker pun dilarikan dengan ambulance (ga jelas masih hidup / udah meninggal). Sewaktu Nebbercracker diangkut oleh paramedis, dia menjatuhkan sebuah kunci yang dipungut oleh DJ.

DJ pastinya shock dan menganggap dirinya sebagai seorang pembunuh -_-! Chowder juga sedih, tapi bukan karena si Nebbercracker (Kalau itu sih dia happy happy aja -_-!). Dia sedih karena bola basketnya udah keburu diambil ama Nebbercracker. Dan dia lagi mikirin cara untuk masuk ke rumah Nebbercracker buat ngambil bolanya.

Waktu mereka mau masuk ke rumah Nebbercracker, tiba-tiba rumahnya jadi hidup dan mau memakan mereka! Takut dan bingung, mereka pun diam dikamar DJ sambil mengawasi rumah tersebut (sampai makan seadanya dan pipis di botol XP). Mereka menyadari bahwa semenjak kepergian Nebbercracker, rumah tersebut jadi hidup dan mulai memakan / menelan apa atau siapa saja yang lewat dihalaman depannya!!

Disaat-saat menunggui dan mengawasi itulah mereka menemukan teman baru bernama Jenny. DJ n Chowder dua-duanya naksir ama Jenny :P.

Waktu mereka cerita kalau rumah Nebbercracker hidup, reaksi pertama Jenny tentunya ga percaya. Sampai Jenny berani ngedatangin rumah Nebbercracker dan bneran ampir ditelan ama itu rumah, baru deh dia percaya.

Mereka bertiga pun mencari jalan keluar dengan bertanya pada Skull, seorang pria berumur 20an, berprofesi sebagai pembuat pizza dan hobby main game perang-perangan -_-! DJ n Chowder sangat memuja Skull karena mereka menganggap dia itu cool n tau segalanya. Apalagi Skull punya rekor maen video game selama 4 hari hanya dengan 1 coin, 1 gallon susu coklat dan adult diaper XP.

Skull bilang, untuk 'membunuh' rumah tersebut adalah dengan menyerang jantungnya. DJ, Chowder n Jenny pun berusaha menemukan letak jantung rumah tersebut. Sampai akhirnya mereka berkesimpulan bahwa jantungnya ada di perapian bawah tanah (Soalnya semenjak Nebbercracker ga dirumah tsb, rumah tsb hidup dan perapiannya nyala).

Rencananya mereka mau membius rumah tsb dan begitu rumahnya tertidur, mereka bakal masuk. Tapi gimana cara ngebiusnya? Well... kan rumah tsb punya kecenderungan menelan apa saja yang lewat didepannya, so.. Mereka ngebuat dummy dari vaccum cleaner yang diisi ama obat tidur. Biar kalau itu rumah telan dummynya, ya.. dia bakal terbius gituh. Tapi... rencana mereka gagal -_-! Ada 2 polisi yang mengacaukan semua rencana tsb.

DJ dkk ditangkap karena dianggap mau merusak rumah tsb. Mereka dikunci di mobil polisi yang diparkir didepan rumah tsb. Waktu polisinya mau masuk ke mobil, mereka mendengar ada suara dari dalam rumah. Karena curiga, mereka berdua berniat menyelidikinya tapi.... malah ditelan ama rumah tsb -_-!

Rumah tsb kemudian memakan mobil polisinya, tapi untung DJ dkk berhasil lolos dari kaca jendela belakang yang pecah. Tapi ya... tetap aja rumah tsb udah keburu menelan mereka. Dan rumah itu pun tertidur (udah tenang karena dia kira udah berhasil menyingkirkan DJ dkk).

Didalam rumah, DJ menemukan 1 box bahan peledak (kayanya sih Nebbercracker bekerja dibagian demolition gituh), teropong (kemungkinan Nebbercracker juga mengawasi DJ), dan sebuah foto seorang wanita diantara tumpukan mainan yang dirampas ama Nebbercracker. Mereka berkesimpulan bahwa Nebbercracker mungkin punya seorang istri.

Nah, tujuan mereka ke rumah itu tentunya ke arah perapian alias jantung rumah tsb yang terletak di ruang bawah tanah. So, mereka menyusuri ruang bawah tanah dan menemukan sebuah kandang sirkus. DJ membuka kandang tsb dengan kunci yang dijatuhkan Nebbercracker. Didalam kandang tersebut, mereka menemukan tubuh istri Nebbercracker yang tertutup oleh semen! Istrinya dikenal sebagai "Constance the Giantess" karena badannya yang besar kaya raksasa..

DJ ngga sengaja terpeleset dan jatuh diatas semen tsb yang akhirnya menghancurkan lapisan semen tsb dan memperlihatkan tengkorak didalamnya @0@!! Dan seketika itu juga rumah Nebbercracker terbangun dan mulai mengejar DJ dkk. Mereka berhasil lolos dengan cara membuat rumah tsb memuntahkan mereka (Mereka menarik-narik lampu gantung di ruang tengah yang dianggap seperti uvula -_-!)

Waktu mereka mau balik ke rumah, mereka melihat Nebbercracker udah balik dengan tangannya yang patah. DJ kemudian bilang kalau mereka udah tau tentang Constance. Nebbercracker kemudian menceritakan ceritanya...

Dia bertemu dengan Constance, seorang wanita yang obesitas (makanya disebut 'raksasa') dan menjadi freak show di sirkus. Bisa dibilang kalau dia jatuh cinta pada pandangan pertama gitu deh. Di sirkus tsb, Constance ga diperlakukan dengan baik. Selama pertunjukan, adaaa aja penonton yang melempar barang ke dia or mengejek dia. Dia juga tinggalnya di kandang sirkus. Karena kasihan, Nebbercracker bawa dia kabur.

Mereka pun berencana menetap dan membangun rumah. Constance happy banget bisa punya rumah sendiri. Tapi anak-anak tetangga suka ngejek dan melempar barang ke dia. Itu sebabnya yang buat Constance akhirnya ga suka ama anak-anak. Sampai suatu kali, waktu Constance lagi marah-marah, dia kehilangan keseimbangan dan jatuh ke lubang untuk fondasi. Dan waktu itu memang lagi dicor pake semen. Jadi seudah dia jatuh, dia ketutup ama semen. Walau sedih karena kehilangan istri tercinta, tapi Nebbercracker tetap menyelesaikan pembangunan rumah tsb karena dia yakin kalau itu yang diinginkan oleh Constance.

Tapi roh Constance tetap hidup di rumah tsb dan mulai menyerang anak-anak yang mendekat. Untuk melindungi anak-anak tsb, maka Nebbercracker harus berpura-pura menjadi seorang tua pembenci anak-anak dan berusaha menjauhkan anak-anak tsb dari rumahnya. Tapi akhirnya Nebbercracker menyadari bahwa sudah saatnya untuk menghancurkan rumah tsb. Begitu rumah tsb mendengar rencana itu, rumah tsb menjadi marah dan mulai menyerang Nebbercracker dan DJ dkk.

Singkat cerita, akhirnya DJ berhasil menghancurkan rumah tsb dengan menggunakan bahan peledak Nebbercracker. DJ minta maaf pada Nebbercracker karena dia sudah menghancurkan 'Constance'. Tapi Nebbercracker malah berterimakasih karena dengan hancurnya rumah tsb, roh Constance pun bebas. Nebbercracker kemudian mengembalikan mainan n barang-barang lainnya yang dulu dia rampas dari anak-anak or tetangganya.

Saturday, March 22, 2008

Moundy Thursday - 20 Mar 08

Hari ini Kamis Putih.

Malam ada kebaktian di Chapel. Suasana Chapel dibuat agak temaram, membantu jemaat untuk merenungkan penderitaan Yesus di salib..

Selain itu, alat musik yang digunakan juga ngga banyak. Hanya 3 gitar dan 1 piano. Jadi, suasananya benar-benar khidmat..



Firman Tuhan dibawakan oleh Pr. Budianto, dengan tema "Mengapa Kristus Mau Menanggung Dosaku?".

Sempat diputarkan 1 video klip pendek dari film Chekoslovakia, berjudul Most ("The Bridge"). Bercerita tentang seorang pria yang hidup dengan putra semata wayangnya. Sang ayah bekerja sebagai petugas rel kereta api yang bertugas menurunkan jembatan ketika kereta apinya datang.

Suatu hari, kereta apinya datang terlalu cepat dari yang dijadwalkan. Sang anak memanggil ayahnya untuk menurunkan jembatannya. Tapi sang ayah ngga denger anaknya teriak-teriak. Jadi, anaknya pergi untuk menurunkan jembatan tersebut (kayanya pake cara manual gituh). Tapi anaknya terjatuh kedalam celah antara jembatan dan mesin untuk menurunkan jembatan tersebut.

Ayahnya yang menyadari bahwa kereta apinya datang terlalu cepat, lalu bergegas menurunkan jembatannya. Tapi tunggu dulu! Dia lihat anaknya terjatuh dicelah antara jembatan dan mesin! Kalau dia menurunkan jembatannya, maka anaknya akan terjepit dan mati! Tapi kalau dia ngga menurunkan jembatannya, maka orang-orang didalam kereta api akan mati!

Jadi mana yang harus dia pilih?

Coba kita lihat trailer berikut....



Mari kita lihat detik-detik ketika ayahnya bergumul........ (Bagian ini yang diputar waktu kebaktian, trailer diatas saya cari sendiri :P)



Untuk review film ini, bisa dilihat di link berikut: http://www.christianitytoday.com/movies/reviews/most.html

Film tersebut benar-benar menggambarkan pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib. Sesudah nonton film itu sebentar, dilanjutkan dengan khotbah.


Sama seperti cuplikan film tadi dimana orang-orang didalam kereta api tersebut hanya tahu kalau jembatan tersebut diturunkan, dan kereta api melewatinya dengan selamat. Tapi...mereka tidak tahu bahwa dibalik itu semua, ada pengorbanan seorang ayah yang kehilangan anak tunggalnya. Begitu pula dengan pengorbanan Tuhan Yesus, ngga semua orang tahu unless ada yang memberitakannya....

13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

14 Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan

15 Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"

- Roma 10: 13-15

Apakah kita mau memberitakannya? Ataukah kita hanya mau berdiam diri dalam comfort zone kita setelah apa yang Dia lakukan bagi kita?

Sesudah khotbah, dilanjutkan dengan persembahan pujian dari PS Gita Agape.



Sesudah kebaktian selesai, kita saat teduh dan keluar dari Chapel dengan tenang. Jemaat diharapkan tidak mengobrol sesudah kebaktian selesai, agar apa yang didapat selama kebaktian ini bisa direnungkan dalam perjalanan pulang.

Sayang Wolfie ga ikut karena sakit -> karena stress -> karena papernya blom beres ... -_-!

加油 啊, Wolfie..
Selesai kebaktian, ya pulang loo... Sendirian... :(

Pengen ada Wolfie.. Pengen bisa doa bareng.. Pengen pulang bareng.. Hix, Wolfie... :'~~~(
我 很好想 你, 哦....